YAKIN MAU NYERAH GITU AJA?

adminNN

Oleh: Masdayaroh


Ketika kita berjalan menuju sebuah tujuan atau lokasi yang ingin kita tuju, kita tentu tak selalu menempuh jalanan yang mulus dan lurus saja. Adakalanya jalanan itu terjal, berbatuan, dan berkelok. Bahkan ada yang berlumpur, becek, yang dapat membuat pakaian yang kita kenakan kotor akibat cipratan kubangan air. Adapula yang dapat membuat kita terjatuh atau terpeleset, apabila tak berhati-hati dalam memijaknya. Itulah kurang lebih, gambaran jalan yang akan kita lalui.

Begitupun dengan kehidupan ini, terkadang ada dakian yang begitu tinggi dihadapkan pada kita, yang harus kita lewati sebelum akhirnya sampai pada puncak yang indah, yaitu sebuah masalah. Perjalanan dalam mendaki memang tak selalu mulus, selalu saja ada yang perlu kita hadapi seperti bebatuan yang licin, semak belukar, dan lain sebagainya. Namun, dibalik dakian yang tinggi tersebut, jika kita sanggup menghadapinya, dan terus berikhtiar dan memohon kekuatan oleh Yang Maha Kuat, maka Allah pun akan memberikan keindahan yang begitu istimewa pada puncaknya.

Adapun kisah yang selalu mengajarkan kita tentang arti perjuangan dan pantang menyerah, yakni kisah dari Istri seorang Rosul Allah, Nabi Ibrahim as, yaitu Siti Hajar dan anaknya Ismail as. Ini merupakan kisah yang sudah amat fenomenal dan kita semua tahu tentang bagaimana perjuangan seorang Siti Hajar yang tinggal di gurun yang tandus, dengan persediaan perbekalan air yang sudah kosong, harus berlari-larian sambil menggendong bayi Ismail yang menangis karena kehausan, dari bukit Safa ke bukit Marwah berkali-kali. Hingga yang ke tujuh kalinya, ketika Siti Hajar pun tak sanggup untuk kembali membawa bayi Ismail mencari air, dan meletakkan bayi Ismail untuk beristirahat, keajaiban pun muncul, dari hentakkan kaki kecil Ismail yang mengeluarkan mata air yang mengalir dengan derasnya. Bahkan mata air tersebut masih bisa kita rasakan sampai saat ini, dengan sebutan air zam-zam. Yang sampai saat ini pun sumber mata air zam-zam pun tak pernah berhenti atau kering.

Betapa hebat dan kuasaNya Allah dalam membalas perjuangan hamba-hambaNya yang tak pernah menyerah. Dan begitu hebat pejuangan Siti Hajar yang dapat menempuh perjalanan dari bukit Safa ke bukit Marwah dengan jarak 350 meter sebanyak 7 kali. Maka, bagaimana dengan perjuangan kita yang baru sekali mencoba lalu gagal, kemudian berputus asa dan menyerah begitu saja. Allah swt berfirman dalam QS. Yusuf (12) : 87 yang artinya :

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”(QS. Yusuf (12) : 87)

Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan, bahwa orang-orang yang berputus asa termasuk kedalam golongan kaum kafir. Na’udzubillah. Maka, sebagai seorang muslim kita harus menjadi seorang pejuang yang pantang menyerah. Meski berbagai rintangan, semak belukar, tanjakan, kelokan, berbatuan, kubangan, dapat menghadang perjalanan kita. Namun, itu adalah secuil dari banyaknya nikmat yang nantinya akan Allah berikan kepada kita. Dalam QS. At-Thalaq (65) : 2-3, Allah swt. berfirman :

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka.”(QS. At-Thalaq (65) : 2-3)

Itulah nikmat dari sebuah perjuangan yang dihadapi dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah. Allah pasti akan menunjukkan jalan keluar bagi hamba-hambaNya yang senantiasa bertaqwa, ikhtiar, dan tak pernah putus asa dari RahmatNya. Maka buah dari ikhtiar tersebut adalah hadiah yang istimewa dari arah yang tidak pernah kita sangka-sangka

REFERENSI :

Rosui, Mohammad. (2018). Lalai Waktu ? NO WAY. Jakarta : PT Elex Media Komputindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

JATUH

Saat kuterjatuh ke lubang yang sangat dalamSendirian, dingin, dan sangat mati rasaTahukah kamu, ternyata diriku selamatAku menangis karena kebingungan dan kesepian Sunyi, kelaparan, dan tak tentu arahSeketika ada yang mendorong diri ini untuk mendongakkan kepala keatasMenelusuri setiap arahKutemukan ada setitik sinar yang terlihatAku bangkit berdiri dan menyemangati diri Aku yakin […]

Subscribe US Now

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial